oleh

Ini Tanggapan Bupati Muna Soal Kades Labunti yang Cabuli Mahasiswi

RAHA РDugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Labunti, Kecamatan Lasalepa, Muna terhadap Mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari saat sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Labunti, mendapat tanggapan serius dari Bupati Muna, LM Rusman Emba.

Sebagai pimpinan tertinggi di “Bumi Sowite”, Rusman merasa terpukul dengan adanya peristiwa itu. Secara pribadi maupun instansi, pihaknya memohon maaf yang sebesar-besarnya pada Rektor dan seluruh civitas Kampus IAIN Kendari.

“Secara pribadi maupun instantsi, kami memohon maaf pada Rektor dan seluruh civitas kampus, karena ini sangat memalukan dan tidak patut dilakukan oleh aparat pemerintah yang seharusnya memotivasi dan memfasilitasi program KKN Mahasiswa agar berjalan dengan lancar serta dapat dilihat manfaatnya untuk masyarakat,” ujar Rusman, Senin (27/8).

Atas kasus itu, Rusman menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum dan tetap melihat asas praduga tak bersalah untuk mengambil keputusan yang adil. Namun jika memang benar terbukti bersalah secara hukum, maka Ia akan memberikan tindakan tegas dengan melakukan pemecatan terhadap Kades Labunti.

BACA JUGA: Diduga Cabuli Mahasiswi KKN, Kades Labunti Dibekuk Polisi

“Kita serahkan semua pada proses hukum, kalau terbukti bersalah maka akan dilakukan tindakan tegas dalam bentuk pemberhentian terhadap Kepala Desa tersebut,” tegasnya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Labunti untuk menunggu proses hukum dan tidak mengambil langkah-langkah serta keputusan secara tersendiri terkait kasus yang menimpa Kades Labunti.

BACA JUGA:Kades Labunti Diancam 9 Tahun Penjara Karena Cabuli Mahasiswi

“Percayakan semua pada penegak hukum untuk memberikan langkah-langkah dan putusan hukum yang seadil-adilnya,” tandasnya.(a)


Reporter: Erwinsyah SJ

Terkini